Kesehatan

Sunnah Saat Hujan dan Ikhtiar Menjaga Kesehatan Keluarga

Sebagian wilayah Indonesia sudah mulai diguyur hujan, sementara banyak wilayah lain baru akan memasuki musim hujan. BMKG memprediksi awal musim hujan 2026/2027 di sebagian besar zona musim jatuh pada November dan Desember 2026, umumnya lebih lambat dari normal, dengan waktu yang berbeda antardaerah. Bagi seorang muslim, hujan bukan sekadar perubahan cuaca. Ada sunnah saat hujan yang diajarkan Rasulullah ﷺ, dan ada pula tanggung jawab menjaga kesehatan keluarga ketika genangan dan nyamuk ikut datang.

Artikel ini menghimpun amalan yang bersumber dari hadits shahih, lalu menghubungkannya dengan langkah kesehatan yang dianjurkan Kementerian Kesehatan.

Sunnah Saat Hujan dari Hadits Shahih

1. Berdoa ketika melihat hujan

‘Aisyah radhiyallahu ‘anha menceritakan bahwa Rasulullah ﷺ, apabila melihat hujan, berdoa:

اللَّهُمَّ صَيِّبًا نَافِعًا

“Ya Allah, (jadikanlah) hujan ini hujan yang lebat dan bermanfaat.”

(HR Al-Bukhari no. 1032, dari ‘Aisyah. Derajat: shahih. Verifikasi: Sunnah.com)

Doa ini singkat, mudah diajarkan kepada anak, dan mengandung adab penting: meminta agar hujan membawa manfaat, bukan banjir dan penyakit.

2. Menyingkap sebagian badan agar terkena hujan

Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu meriwayatkan bahwa ketika hujan turun, Rasulullah ﷺ menyingkap sebagian pakaiannya sehingga air hujan mengenai badan beliau. Ketika ditanya alasannya, beliau menjawab bahwa hujan itu baru saja datang dari Rabbnya.

حَسَرَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ثَوْبَهُ حَتَّى أَصَابَهُ مِنَ الْمَطَرِ … لأَنَّهُ حَدِيثُ عَهْدٍ بِرَبِّهِ تَعَالَى

“Rasulullah ﷺ menyingkap pakaiannya hingga terkena hujan … karena ia baru saja datang dari Rabbnya Ta’ala.”

(HR Muslim no. 898, dari Anas bin Malik. Derajat: shahih. Verifikasi: Sunnah.com)

Riwayat ini menggambarkan Nabi ﷺ menyingkap sebagian pakaiannya, bukan berhujan-hujanan lama. Hadits ini juga bukan dasar anjuran kesehatan, sehingga tidak perlu dijadikan alasan bagi orang yang sedang sakit untuk sengaja terkena hujan.

3. Menisbatkan hujan kepada karunia Allah

Setelah hujan semalam di Hudaibiyah, Rasulullah ﷺ menyampaikan firman Allah bahwa sebagian hamba-Nya beriman dan sebagian lain kufur. Yang beriman adalah yang mengatakan:

مُطِرْنَا بِفَضْلِ اللَّهِ وَرَحْمَتِهِ

“Kami diberi hujan karena karunia Allah dan rahmat-Nya.”

(HR Al-Bukhari no. 846, dari Zaid bin Khalid Al-Juhani. Derajat: shahih. Verifikasi: Sunnah.com)

Pelajaran ini relevan di masa prakiraan cuaca. Kita tetap boleh dan perlu membaca informasi BMKG, tetapi keyakinan bahwa hujan turun karena karunia Allah tidak tergantikan oleh penjelasan ilmiah tentang awan dan angin.

4. Berdoa ketika hujan berlebihan

Ketika hujan terus-menerus hingga menimbulkan mudarat, Rasulullah ﷺ berdoa agar hujan dialihkan ke sekitar, bukan menimpa permukiman:

اللَّهُمَّ حَوَالَيْنَا وَلاَ عَلَيْنَا

“Ya Allah, (turunkanlah hujan) di sekitar kami, bukan di atas kami.”

(HR Al-Bukhari no. 1013, dari Anas bin Malik. Derajat: shahih. Verifikasi: Sunnah.com)

Doa ini cocok diamalkan ketika banjir mengancam. Ia mengajarkan bahwa hujan adalah rahmat, tetapi dalam kadar tertentu dapat menjadi ujian yang perlu dihadapi dengan doa sekaligus kesiapsiagaan.

Penyakit yang Perlu Diwaspadai di Musim Hujan

Kementerian Kesehatan mencatat tujuh kelompok penyakit yang lazim meningkat di musim hujan: diare, demam berdarah dengue, leptospirosis, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), penyakit kulit, penyakit saluran cerna lain seperti tifus, serta memburuknya penyakit kronis. Daftar dan langkah antisipasinya dapat dibaca di laman Kemenkes.

Kewaspadaan terhadap DBD juga disampaikan pemerintah daerah. Dinas Kesehatan Sumatera Selatan, sebagaimana dikutip harian Sumatera Ekspres, mencatat 3.424 kasus DBD hingga 10 Oktober 2026 dan memperkirakan risikonya naik pada November–Desember. Pembahasan khusus tentang ramuan yang sering dipakai saat DBD ada di artikel daun pepaya untuk DBD menurut penelitian.

Ikhtiar Menjaga Kesehatan Keluarga di Musim Hujan

Diare dan tifus: jaga air dan tangan

Kemenkes menganjurkan mencuci tangan pakai sabun sebelum makan dan minum serta setelah buang air, merebus air minum hingga mendidih, dan menjauhkan tumpukan sampah dari rumah. Saat banjir, sumur dan penampungan air mudah tercemar, sehingga air minum perlu perhatian lebih.

Leptospirosis: hindari genangan dengan luka terbuka

Kemenkes menganjurkan mengurangi tikus di sekitar rumah dan menjaga kebersihan lingkungan, tidak bermain di genangan banjir terutama bila ada luka terbuka, serta memakai alas kaki pelindung seperti sepatu bot bila harus melewati air. Periksakan diri ke faskes bila sakit tidak kunjung membaik setelah terpapar banjir.

DBD: 3M Plus sejak awal musim

Kuras dan tutup penampungan air, daur ulang barang bekas yang bisa menampung air, dan pastikan talang serta pot tanaman tidak menyimpan genangan. Kemenkes mengingatkan agar anggota keluarga yang demam tinggi tanpa sebab jelas disertai tanda perdarahan segera dibawa ke fasilitas kesehatan.

ISPA: tangan bersih, etika batuk, dan ventilasi

Artikel edukasi Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan Kemenkes tentang pencegahan ISPA menganjurkan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menutup mulut dan hidung dengan tisu atau lipatan siku saat batuk dan bersin, memakai masker saat sakit, menghindari kontak dekat dengan orang yang sedang sakit, serta menjaga sirkulasi udara di rumah. Sunnah menutup mulut saat bersin sejalan dengan anjuran ini.

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم إِذَا عَطَسَ وَضَعَ يَدَهُ أَوْ ثَوْبَهُ عَلَى فِيهِ وَخَفَضَ أَوْ غَضَّ بِهَا صَوْتَهُ

“Apabila Rasulullah ﷺ bersin, beliau meletakkan tangan atau kainnya di mulut dan merendahkan suaranya.”

(HR Abu Dawud no. 5029, dari Abu Hurairah. Derajat: hasan shahih menurut Al-Albani. Verifikasi: Sunnah.com)

Bila ada anggota keluarga yang batuk, pembahasan tentang madu, termasuk batas usia di atas satu tahun, tersedia di artikel madu untuk batuk.

Daya tahan tubuh: kembali ke dasar

Gizi seimbang, istirahat cukup, olahraga teratur, menjauhi asap rokok, dan imunisasi sesuai jadwal termasuk anjuran Kemenkes yang sama untuk menjaga diri dari ISPA. Herbal sunnah seperti habbatussauda dapat menjadi pelengkap bagi yang cocok, bukan pengganti langkah-langkah tersebut. Penjelasan dalil, hasil penelitian, dan batas buktinya ada di panduan lengkap manfaat habbatussauda.

Menghidupkan Sunnah Saat Hujan di Rumah

Ajarkan doa Allahumma shayyiban nafi’an kepada anak ketika hujan pertama turun, ceritakan kisah Nabi ﷺ yang menyingkap sebagian pakaiannya saat hujan, lalu biasakan mencuci tangan setelah bermain di luar. Dengan cara ini, sunnah saat hujan menjadi pelajaran tauhid sekaligus kebiasaan sehat.

Hujan adalah rahmat. Menyambutnya dengan doa dan syukur, sambil menyiapkan rumah dari genangan dan nyamuk, adalah wujud tawakal yang utuh: hati bersandar kepada Allah, tangan tetap bekerja. Bila ada anggota keluarga yang demam tinggi, sesak, atau diare berat, segera bawa ke fasilitas kesehatan. Untuk keluarga yang tinggal di daerah yang sebelumnya terdampak asap, baca juga ikhtiar keluarga menjaga pernapasan saat kabut asap.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa doa yang dibaca saat hujan turun?

Rasulullah ﷺ membaca “Allahumma shayyiban nafi’an” (Ya Allah, jadikanlah hujan yang lebat dan bermanfaat), sebagaimana diriwayatkan Al-Bukhari no. 1032 dari ‘Aisyah.

Apakah berhujan-hujanan termasuk sunnah?

Yang diriwayatkan dalam Shahih Muslim no. 898 adalah Nabi ﷺ menyingkap sebagian pakaiannya agar terkena hujan, bukan berhujan-hujanan lama. Riwayat ini bukan dasar anjuran kesehatan, sehingga orang yang sedang sakit tidak perlu sengaja terkena hujan.

Apa doa ketika hujan terlalu deras dan menimbulkan banjir?

Rasulullah ﷺ berdoa “Allahumma hawalaina wa la ‘alaina” (Ya Allah, di sekitar kami, bukan di atas kami), diriwayatkan Al-Bukhari no. 1013 dari Anas bin Malik.

Kapan musim hujan 2026 dimulai?

BMKG memprediksi sebagian besar zona musim di Indonesia memasuki musim hujan pada November dan Desember 2026, umumnya lebih lambat dari normal. Waktunya berbeda antardaerah, jadi pantau prakiraan BMKG untuk wilayah Anda.

Rujukan

  1. Al-Bukhari, Shahih Al-Bukhari, no. 1032 (doa saat melihat hujan). sunnah.com/bukhari:1032
  2. Muslim, Shahih Muslim, no. 898 (menyingkap pakaian saat hujan). sunnah.com/muslim:898
  3. Al-Bukhari, Shahih Al-Bukhari, no. 846 (muthirna bi fadhlillah). sunnah.com/bukhari:846
  4. Al-Bukhari, Shahih Al-Bukhari, no. 1013 (hawalaina wa la ‘alaina). sunnah.com/bukhari:1013
  5. Abu Dawud, Sunan Abi Dawud, no. 5029. sunnah.com/abudawud:5029
  6. BMKG (2 Oktober 2026). Prediksi Musim Hujan 2026/2027 di Indonesia. bmkg.go.id
  7. Kementerian Kesehatan RI. Penyakit Musim Hujan yang Harus Diwaspadai dan Langkah Antisipasinya. kemkes.go.id
  8. Ditjen Kesehatan Lanjutan Kemenkes (16 Juli 2026). Jangan Anggap Sepele, Kenali Gejala dan Cara Mencegah ISPA. keslan.kemkes.go.id
  9. Sumatera Ekspres (14 Oktober 2026). Data Dinkes Sumsel: kasus DBD hingga Oktober 2026. sumateraekspres.bacakoran.co

Artikel ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan saran tenaga kesehatan.